Garis Tawa Bagimu Berbagi Untukmu

 

Awalnya terdengar asing dengan gerakan sosial ini karena baru mengetahui lewat teman saya bernama Febri. Saya coba check lewat instagramnya dan saya baru mengerti ini adalah komunitas sosial yang memprioritaskan sandang, pangan, papan, dan Pendidikan. Lewat berbagai postingannya yang kurang lebih 2 bulan ini mengartikan bahwa komunitas ini baru berdiri tetapi itu patut diapresiasi karena mereka sangat peduli terhadap sesama. Hidup didunia ini, dari tahun ke tahun semakin keras dan saling sikut satu sama lain, namun gerakan yang berdiri dari mahasiswa UPI ini patut menjadi contoh bahwa masih banyak orang-orang yang peduli terhadap sesama….Salut beud pokoknya. Setelah mengikuti 1000 Guru Bandung, sebenarnya saya ingin istirahat dulu dari berbagai aktifitas apapun karena ada suatu misi yang perlu diselesaikan tapiiiiii…….dengan tema peduli sandang, pangan, papan, dan Pendidikan saya coba untuk menurunkan ego dan menggenapkan Garis Tawa ini menjadi  gerakan sosial ke-10…Alhamdulillah, menambah relasi dan keluarga baru lagi bagi saya sangatlah senang.

IMG_0150

Kegiatan ini sangatlah mirip dengan komunitas saya saya ikuti sebelumnya yaitu berbagi nasi, membagikan nasi kepada orang-orang (homeless people) yang masih bekerja hingga malam hari. Awal pertemuan pertama di taman sejarah Bandung waktu itu jam 19.00, kami berkumpul untuk saling mengenal satu sama lain dan menentukan titik untuk membagikan donasi. Dalam diskusi tersebut ada 3 titik lokasi yang akan di bagikan yaitu di BIP, Braga, dan Sarijadi. Donasi pun agak telat dikirim ke taman sejarah dengan adanya donasi tambahan dan harus dipersiapkan tapi wajar karena ada donasi tambahan, Alhamdulillah. Selain donasi berupa nasi bungkus, komunitas garis tawa pun menyiapkan baju layak pakai yang sudah di pisah antara laki-laki dan perempuan. Hujan pun turun saat kami sudah bersiap-siap ke terjun ke lapangan, dan akhirnya kami meneduh untuk sementara sambil bagi kelompok untuk membagikan nasi bungkus ke 3 titik lokasi tadi.

Dalam pembagian kelompok tersebut saya kebagian ke Sarijadi, setelah hujan berhenti saya dan Febri langsung ke sarijadi mengambil sisa donasi yang akan dibagikan. Awalnya setelah mengelilingi area Sarijadi yang sulit menemukan homeless people saya dan rekan lain memakai jalur yang biasa dipakai oleh berbagi nasi yaitu ke daerah Pasar baru dan Cibadak sambil menelusuri daerah Sukajadi dan Padjajaran dari Sarijadi (Titik point). Selama menelusuri jalur sutra dari berbagi nasi sangatlah mudah mencari target tetapi ada satu wilayah yang biasanya sangat banyak yaitu di jln. Cibadak tetapi anehnya sangat kosong. Mungkin setelah renovasi dan kebijakan dari Pemkot Bandung daerah Cibadak tidak boleh lagi adanya  homeless people, sama halnya seperti di sepanjang jln. Asia Afrika. Waktu tidak terlalu lama berlalu, nasi bungkus sudah habis dibagikan ke homeless people, namun baju layak pakai masih tersisa banyak.

Pada akhirnya setelah selesai membagikan saya merasa senang dengan adanya relasi dan keluarga baru ini. Terlebih kegiatan ini membayar kerinduan untuk berinteraksi dengan homeless people di malam hari dengan membagikan nasi bungkus dan baju layak pakai. Saya pun ikut senang dengan mahasiswa UPI yang membuat kegiatan ini dan sangat peduli terhadap sesama, salut banget. Pada intinya kegiatan ini perlu dikembangkan dan disosialisasikan agar terus mendapat support dari orang-orang yang sama-sama ingin berbagi terhadap sesama. Konsep garis tawa pun menjadi hal unik bagi saya karena selain berbagi nasi dalam 1 bulan sekali, mereka pun ikut terjun untuk membagikan ilmu dalam hal pendidikan.

Berbagi tidak menuntut harus memiliki hal yang lebih tetapi mulailah dari hal yang sekiranya mudah untuk diterapkan dari hal-hal kecil tetapi sangat bermanfaat bagi orang lain.

Kalau tertarik mengikuti kegiatan ini pantau saja di Instagramnya @garistawa_ . Semoga info ini dapat membantu 😀

Advertisements

About zakapramadhan

Say, "It is He who has produced you and made for you hearing and vision and hearts; little are you grateful." (67:23)

Posted on 28 August 2017, in Garis Tawa, Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: