Blog Archives

Pameran Kelas Inspirasi Bandung 6

41085304_258864754649121_4084034893530069198_n

Photo by Instagram Ki_BDG

Suksesnya penyelengaraan acara Kelas Inspirasi Bandung yang ke 6 pada bulan Februari 2018 kemarin, hal ini lantas membuat para panitia sangat berbangga kepada seluruh elemen yang telah membantu kegiatan ini hingga akhir. Kegiatan ini akan selalu hadir setiap tahunnya, perlu di catat kalau kelas Inspirasi itu mulai membuka pendaftaran dari awal Januari hingga akhir Januari dan pelaksanaannya itu setiap bulan Februari di hari Rabu. Kalau masih penasaran yang belum ikutan Kelas Inspirasi Bandung, di reminder tuh pembukaannya hehehe.

Setiap tahunnya, setelah gelaran Kelas Inspirasi Bandung dilaksanakan biasanya selalu ada pameran dan workshop yang diadakan oleh Koordinator panitia. Saya awalnya ragu untuk ikut bagian karena satu dan lain hal tetapi pada akhirnya saya mencoba untuk menjadi bagian panitia pameran Kelas Inspirasi Bandung yang ke 6.  Oh iya, pada tahun kemarin pameran untuk Kelas Inspirasi Bandung yang ke 5 ditiadakan karena biaya operasionalnya dikhususkan untuk program Sabadesa. Mohon dimaklumi yah hehehe…

Pada saat dimulai rapat setiap minggunya di Bandung Creative Hub dan gencarnya menyebarkan info tentang pameran, saya masih berkutat dengan proyekan coffee bar dan ada panggilan interview ke Bekasi. Ini hal yang saya rasakan diawal kenapa sedikit ragu untuk menjadi bagian pameran tetapi itu tidak menghalangi saya untuk bantu semampu saya. Satu pekan sebelum pameran, saya memberi kabar kalau saya bisa gabung untuk bantu-bantu saat pameran nanti dan kamera pastinya stand by. Meski agak was-was kamera dipinjam adik study ke Yogyakarta beberapa hari, untungnya tidak dihari H.

Dihari pembukaan, saya datang pagi-pagi untuk membantu panitia yang sudah stand by disana. Mulai dari merapihkan, menempatkan foto-foto, dan memindahkan kursi-kursi. Letak pameran Kelas Inspirasi Bandung yang ke 6 di Bandung Creative Hub ini ada di lantai 5…hmmm sekalian olahraga hahaha. Saat pembukaan dimulai, acara dimulai dengan tumpengan sekaligus syukuran kalau koordinatornya kemarin ulang tahun. Tepat pameran = bertambah usia, beuh cucok kan seneng dan riweuhnya hahaha. Acara hari pertama pun dimulai dengan kegiatan workshop watercolor yang di pimpin oleh creativepreneur  “Nyalse Project” yaitu Fairuz Nisa Fauziah (teh fay) dan partnernya teh Anggietta serta pa ketu kang Ari. Selama workshop berlangsung, teh fay dan teh anggie memberi tutorial tentang cara menggambar memakai watercolor kepada peserta yang datang. Selain itu ruangan pameran pun dibuka untuk umum, disana terpampang foto-foto seluruh kegiatan Kelas Inspirasi Bandung 6 kemarin.

DOOC0206

Skip hari ke dua saya tidak datang wkwkwk  hampura kasadayana, singkatnya ada acara mengenal Creative Dance Bersama Semesta Tari dan workshop photography Bersama Vivera Siregar dalam Stories in Frames.

Dihari terakhir pameran, saya baru bisa datang di siang hari karena hari minggu pagi itu harus dinas, beberes rumah dan mengantar ibu ke berjualan ke punclut cimbuleuit hahaha. Pada hari minggu sekaligus hari terakhir pameran ada acara film dokumenter kegiatan Sabadesa dengan judul “Rancage” sambil sesi tanya jawab tentang kegiatan Kelas Inpirasi dan Saba desa. Hal yang menjadi sorotan ialah ada mahasiswa dari UPI yang berasal dari Maroko yang ikut tertarik untuk menjadi bagian Kelas Inspirasi tahun depan. Bangga ada bule yang ingin ikut menginspirasi anak anak negeri untuk berbagi pengalamannya…salut.

Sebelum kegiatan ditutup, pa ketu kang Ari memberikan sepatah kata karena pameran ini telah sukses dilaksanankan. Surprise kembali datang untuk pa ketu yang kemarin bertambah usia dari beberapa rekan panitia yang membawa cemilan makanan, Alhamdulillah semoga menjadi coordinator Kelas Inspirasi Bandung yang ke 7 yaa….ahhahha. Kegiatan pun ditutup dengan menonton Bersama film dokumenter “Rancage” dan kebetulan saya belum menontonnya karena videonya close for public. Selama film berputar dengan kualitas video seperti 4k, saya mencoba memahami pesan apa yang dapat diambil dari video yang berdurasi 20 menitan ini. Diakhir film, sebenernya saya cirambay cuma ditahan-tahan wahahhaa. Video ini begitu menyentuh dan penuh dengan makna kehidupan untuk menggapai cita-citanya, pantas jika film pendek ini tidak di publish oleh pihak Kelas Inspirasi Bandung.

PUTP7588

Terkhusus untuk seluruh panitia Pameran Kelas Inspirasi Bandung 6 maafkan jika saya tidak banyak membantu terutama jarang hadir saat rapat di setiap minggunya. Walau hanya beberapa hari, menjadi bagian dari Panitia Kelas Inspirasi Bandung sangatlah menyenangkan dan kental kekeluargaan. Bangga menjadi bagian dari orang-orang hebat yang peduli Pendidikan anak-anak di Kelas Inspirasi Bandung.

Advertisements

1000 Guru Bandung TNT10 SDN Pangeureunan 5

_MG_6786

Dokumentasi Kak Deni

1000 Guru Bandung menjadi target selanjutnya setelah beberapa bulan lalu mengikuti kelas inspirasi 5 di SDN Cigondewah 01. Awal mula sebenarnya saya jarang kepoin IG 1000 Guru Bandung, tapi berkat grup “fastabiqul khairat” akhirnya saya coba untuk mendaftar. 16 April menjadi pengumuman siapa yang menjadi bagian dari TNT10 ke SDN Pangeureunan 5 berbarengan dengan kegiatan Beruang Matahari di Panti Asuhan Babussalam. Saya kira dapat kabar lewat pesan masuk email ternyata jam 19.30 ditelepon langsung oleh pihak 1000 Guru Bandung dan dinyatakan lolos TNT10 dengan tema Hardiknas serentak oleh 1000 Guru se-Indonesia. 1000 Guru pun menjadi persinggahan organisasi yang ke-9 sebagai organisasi sosial dalam 5 tahun terakhir, sebenarnya 10 tapi itu diluar organisasi non sosial yaitu N-wae freestyle soccer. Dalam acara ini 1000 Guru Bandung bekerja sama dengan VES (Vitara Escudo Sidekick) community sebagai partner dan frisian flag sebagai sponsor.

Jauh hari sebelum Technical Meeting ( TM ) TNT10, saya harus akui bahwa saya tidak memporsir kegiatan segi waktu. Setelah pembagian kelompok itulah waktu dan pikiran menjadi terbagi antara 1000 Guru Bandung dan Beruang Matahari tetapi itu konsekuensi yang harus dijalani dan ini kegiatan yang saya sukai. Pembagian tugas saat TM untuk volunteer sudah dibagi seperti pembuatan name tag, bibit tanaman, hadiah, dan lain-lain. H-1, packing belum dipersiapkan, sisa name tag  belum diprint, bibit pohon belum dibeli, haduh euy…wkwkwk. Larut malam akhirnya saya dapat peralatan gunung dari sahabat yang sama-sama suka  tracking dan print sisa name tag yang masih kurang. Setelah itu kelar dipagi harinya saya memang ada niat untuk Back to School ke SDN Cigondewah 01 untuk memberi kenang-kenangan dengan maksud membakar semangat dan niat baik dari relawan kelompok 42 yang masih wacana tentang tema back to school. Semoga ampuh untuk terealisasinya back to school kelompok 42 ini… maaf ya gais. Kelar??? Belum juga, bibit pohon belum beli wkwk. Bergegaslah pergi ke jln. Sersan bajuri untuk beli bibit pohon, dan ternyata dompet ketinggalan -.-“….untung ga ada Razia. Balik ke rumah untuk ambil dompet, ganti tujuan ke daerah jln. Gunung batu dan akhirnya dapet.. hadeuh ini deket rumah.

Waktu menunjukan 14.30 dan cuaca mulai tidak bersahabat, saya memutuskan naik angkot yang tadinya bakal diantar oleh teman. Sesampainya di Carefour Kiaracondong jam 15.40, saya mencari para volunteer 1000 Guru Bandung dan ternyata saya datang terlalu subuh… wkwkwk pejuang subuh. Sekian lama menanti satu per satu volunteer berdatangan dan disaat itulah saya kepikiran lupa bawa charger kamera wkwk persiapan minim, ya sudahlah irit foto ini mah. Selama menanti para volunteer menyiapakan diskusi materi untuk keesokan harinya. Dalam agenda kita bakal pergi ke lokasi setelah maghrib dan ternyata baru pergi sekitar jam 10 malam dan kebagian no.16. Hal lucu dalam perjalanan ialah semua tidak tau daerah Bandung, lah saya asli Bandung wwkkwk maklum kalau ada yang nanya jalan mending pake aplikasi hp aja  hahaha. Akhirnya perjalanan dimulai, sesampainya gapura wilayah Desa Pangeureunan. Tracking lumpur dan bebatuan menyulitkan mobil kami, karakter mobil yang ceper dan ban yang bukan berkarakter offroad itu yang membuat kami kewalahan. Ditengah perjalan pun tangki mobil kami pun bocor dan untungnya tim VES tau cara mengatasinya.  Akhirnya mobil kami datang pukul sekitar jam 5 subuh dan kami tidak mempunyai waktu lebih untuk beristirahat. Waktu mendekati jam 7, semua volunteer bersiap-siap untuk mengikuti acara upacara Hardiknas di SDN Pangeureunan 5.

Pagi itu volunteer sudah bergegas ke sekolah, dari kejauhan anak-anak sudah berkumpul dilapangan untuk mengikuti upacara. Ini sungguh mengingatkan saya ke sekolah dulu yang setiap hari senin selalu ada kegiatan upacara dengan baju dan celana putih-putih dengan topi merah. Setelah upacara selesai, ada persembahan pentas seni yang dilakukan oleh anak-anak seperti pencak silat. Persembahan pentas seni selesai, saatnya anak-anak masuk kelas untuk mendapatkan ilmu dari volunteer 1000 Guru Bandung dengan konsep fun teaching. Selama dikelas 4, volunteers saling bergantian untuk memberikan materi dengan tema lingkungan bersih dan tokoh Hardiknas. Selain itu kami pun memikirkan yel-yel kelas 4 serta pentas seni yang nantinya bakal ditampilkan disore nanti. Sebelum habis pemberian materi anak-anak akan menempelkan mimpi dan cita-cita mereka di pohon harapan. Jam 1 siang dilanjutkan dengan games, door prize kepada warga Desa Pangeureunan, pengobatan gratis serta pentas seni. Saat Games, kelas 4 menjadi juara 1 loooh, kelas 4 memang istimewa . acara pun selesai dan kami pun berfoto bersama dengan anak-anak serta foto khusus seluruh volunteers 1000 Guru Bandung.

Malam harinya, dilanjutkan dengan acara makrab untuk mempererat sesama volunteer. Sesi perkenalan, penghargaan kepada volunteer dengan berbagai kategori,  dan tukar kado menjadi acara dimalam itu. Sesi ini merupakan sesi paling saya suka dan sangat menghibur membuat saya tidak kuat menahan tawa. Di momen ini sayangnya saya tidak bisa melawak dan malah gugup, maklum saja saya hanya suka dibelakang layar. Acara Makrab selesai para volunteer pun bergegas untuk tidur karena pagi harinya mereka akan traveling ke 2 tempat.  Dipagi harinya, kita makan bersama seperti biasanya dan ada beberapa orang yang akan pergi duluan temasuk saya untuk menghampiri salah satu personil VES yang mengalami kerusakan ditengah perjalanan kemarin.  Perjalanan dimulai untuk menghampiri personil VES tersebut dan disaat itu anak-anak menghampiri tempat kami menginap karena mereka tahu bahwa para volunteer 1000 Guru Bandung akan pulang hari ini. Setelah sampai dilokasi para mekanik mesin VES pun terus berupaya untuk mengejar waktu di rundown acara, namun sayang kerusakan mobil cukup serius dan harus membeli kebutuhan mesin ke bengkel. Sambil menunggu kami pun membuat mie, susu, dan kopi sebagai selingan waktu. Waktu sudah sangat siang, perbaikan mobil belum juga selesai.

Disaat salah satu mobil VES dalam perbaikan kami pun explore tempat di Desa Pangeureunan dan ada 1 tempat yang cukup bagus viewsnya yaitu daerah bukit teletabies. Sepanjang siang hingga menjelang maghrib para volunteers pun mengisi waktu dengan berfoto bersama diberbagai spot. Ini pun menjadi ajang PDKT antara volunteer hahhaa maklum ada yang jomblo termasuk saya jomblo fisabilillah wkkwkw. Selain explore bukit teletabies, di sore hari ada games yang disediakan panitia yaitu games kecedasan. Games yang membuat greget itu ketika ada pertanyaan sinetron dan lagu wkkwkw saya jarang nonton tipi, apalagi lagu wkkwkw tetapi ini pun menjadi pengisi waktu yang menghibur. Games selesai kami pun masih menunggu personil VES yang masih dalam perbaikan. Disaat itulah ada beberapa volunteer yang ngegrup, ada yang sendiri-sendiri, dan lain-lain. Saat akan mendokumentasikan volunteer yang ngegrup, saya pun kena bagiannya wkkwwk mereka ingin tahu 10 organisasi yang pernah saya ikuti dan saya jelaskan 1 per 1 organisasi tersebut. Waktu menunjukan maghrib dan kami harus mencari tempat untuk makan malam dan masjid akhirnya kami duluan jalan sambil menunggu personil VES yang masih dalam tahap perbaikan.

DSC-5547

Sekian lama menunggu salah satu personil VES, akhirnya selesai juga perbaikan mobilnya dan beristirahat sejenak untuk mengisi perut yang kosong. Kami pun pulang ke meeting point di carefour Kiaracondong jam 20.30 dan tiba sekitar jam 10.30 malam. Disanalah akhir pertemuan kami bersama volunteer TNT10 selama 2 hari 3 malam. Meskipun 2 agenda tidak terlaksana, bagi saya pribadi sudah cukup senang dan bahagia merasakan kebersamaan di 1000 Guru Bandung ini. Bukit teletabies pun menjadi pengganti yang ideal bagi para volunteer untuk sekedar foto-foto dan PDKT-an….ahiew.

Pada intinya, saya dapat keluarga baru lagi,  Semoga TNT10 ini lebih baik dalam sisi kekeluargaan dan kekompakan. Selain itu, hal yang saya dapatkan ialah semangat anak-anak SDN Pangeureunan 5, akses jalan yang begitu sulit dan jauh namun beberapa anak dengan semangat tinggi ingin meraih ilmu rela setiap hari melewati jalur itu. Terima kasih 1000 Guru Bandung atas pengalaman yang luar biasa ini. Terutama Kak Iyay sebagai pendamping kelas 4 yang katanya banyak hatersnya ahaha terima kasih, Kak rere yang kece abis berjuang demi TNT10 ini, kak muti yang berulang tahun di hari terakhir TNT10 “Barakallah fii Umrik ya kak“, kak daus,kak deni, PJ TNT10 yang tidak disebutkan (hilap namina wkkkwk) dan semua Volunteers TNT10, smua emezing. Hatur Nuhun 1000 Guru Bandung

DSC-5538

Dokumentasi Kak Deni

Mimpi anak SDN Pangeureunan sangat terbuka lebar, meskipun cita-cita mereka terbilang umum tetapi tidak ada salahnya untuk tetap berusaha meraih mimpi itu karena mimpi meraih cita-cita itu tanpa batas.